Kali ini gue akan menceritakan sebuah cerita fiksi..
Suatu ketika , di sebuah daerah di Bandung sedang melakukan peresmian gedung baru, yang dimiliki sebuah perusahaan baru pula , yang bernama PT . Dirgantara Indonesia. Perusahaan tersebut bergerak di bidang Pembuatan Pesawat Terbang , atas perintah Presiden Soeharto kala itu .
Pak Harto berharap bahwa Indonesia sebentar lagi akan "tinggal landas" menjadi negara Industri baru di Asia dengan megandalkan teknologi pesawat terbang yang dimilikinya..
Pembangunan pesawat diresmikan oleh Pak Harto , pada tahun 1984 , dimana Indonesia saat itu melakukan swasembada pangan. terutama beras yang bisa di ekspor ke luar negeri.
Dimulai dari tiang pancang pesawat , alalu dimulai pengerjaan mesin, body, sayap , kokpit pesawat,dan bagian bagian terpenting dari sebuah pesawat. Pengerjaan pesawat tersebut di kepalai oleh seorang ahli dari Jerman berkebangsaan Indonesia , B.J Habibie,
Pak Habibie melakukan perencanaan pesawat dengan sangat baik , bolak-balik dari rumahnya di Bandung menuju hanggar dimana pesawat itu di buat.
Di tahun tahun pertama pembangunan pesawat tersebut, lancar-lancar saja tak ada masalah yang menghambat, karena dana yang berasal dari penjualan migas oleh pertamina cukup besar. namun tahun 90 awal , terjadi krisis ekonomi seperti terjadinya perang teluk , pembubaran uni sovyet yang mengubah peta geopolitik dunia , dan menurunnya harga minyak mentah dunia karena kelebihan stock Saat krisis melanda, biasanya pertumbuhan ekonomi terhambat lalu pemerintah menyimpan cadangan energinya untuk menggerakan laju pertumbuhan ekonomi di waktu yang akan datang otomatis permintaan minyak utuk industri menurun hingga hargapun menurun.
Dana yang disediakan oleh pertamina menjadi menurun drastis, tidak sebanyak di tahun-tahun pertama...
lalu Pak Habibie pergi ke Cendana untuk meminta kejelasan dari proyek tersebut oleh pak Harto
"Pak Harto , bagaimana ini pak, dana untuk proyek pesawat di Bandung telah menipis , saya ingin meminta kejelasan dana yang telah di sediakan ini pak.." kata Habibie
"oke pak Habibie , saya akan mencari jalan keluar untuk masalah ini,." jawab pak Harto
"namun boleh saya minta secepatnya dari bapak? maaf pak , bukannya saya lancang terhadap bapak ,dan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada bapak."
"ya, saya akan memberitahukan kamu secepatnya dana tambahan ini." seraya tersenyum
"terima kasih pak.."
"ya , sama sama dik , mari kita minum teh dahulu..."
pak Habibie mempersilahkan pak Harto minum teh terlebih dahulu, dan ini merupakan suatu pertanda bahwa pak Harto menyuruh pak Habibie untuk pulang karena pertemuan ini dirasa pak Harto sudah selesai.
hari berganti hari
bulan berganti bulan
pak Habibie semakin cemas, karena dana yang disediakan hampir habis...
tiba-tiba ajudan pak Habibie menghampiri pak Habibie , "pak ada telepon dari bapak... (pak Harto)"
"oh iya..."
"pak Habibie , saya sudah menyediakan suntikan dana untuk pembiayaan proyek pesawat terbang itu.."
"wah apa benar pak? terima kasih pak....semoga jasa bapak di balas oleh Allah SWT"
"Amien" singkat pak Harto
akhirnya , proyek tersebut yang hampir mati di tengah jalan, dapat hidup kembali.....
Di New York , ada pihak IMF yang tidak senang dengan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama pada produksi pesawat terbang yang di gembar-gemborkan selama ini , pihak IMF mengirim 1 pesawat dari pentagon untuk "mengebom" hanggar dan rancangan pesawat tersebut
Di Bandung , para pembuat pesawat terbang Indonesia tersebut mulai puas dengan hasil kerjanya, di karenakan pesawat itu sudah jadi, secara utuh , dan tinggal "lepas landas" atau bahasa kerennya "First Flight" , pesawat tersebut dinamai "Gatot Koco".
25 Desember 1995 , malam hari , pesawat pengebom hanggar di Bandung mulai berangkat dari pulau Guam , pangkalan Udara AS yang terdekat dari Indonesia.
jam 22.45
pesawat pengebom hanggar menjatuhkan bom di bagian tengah hanggar pesawat Gatot Koco dengan daya ledak tinggi "Jeddaarrr!!!!!!!" "Bummmmmmmmmmmmmm"
"dorrrrrrrr" ,
semua hancur tak bersisa , semuanya hancur lebur menjadi kepingan kecil , pecahan tak berarti, termasuk...........................................pesawat tersebut
SEGALA DAYA UPAYA YANG TELAH DILAKUKAN BERBULAN BULAN , BERTAHUN-TAHUN HANCUR SEKETIKA DALAM SATU MALAM ,
DAPATKAH ANDA BAYANGKAN???
tidak semua yang saya tulis tentang saya, dan tidak semua yang saya tulis tidak tentang saya
Kamis, 27 Desember 2012
Rabu, 26 Desember 2012
Bully
18 Juli 2012 , tak ada yang aneh di hari itu, semuaya berjalan seperti biasa...
tetapi di jam 1 siang nanti, terjadilah hal yang (hingga kini) maish terbersit , masih teringat...
saat itu aku di stasiun Palmerah , dan sedang duduk di bangku biru dimana biasa penumpang menunggu kereta datang..
tiba-tiba hape ku bergetar , ada sms dari dia
"aku mau ketemu kamu ya...di bangku biru"
"oke" kubalas
kejadian itu begitu cepat , dia membawa sebongkah tas , yang kuperkirakan isi nya banyak, aku penasaran, apakah itu? hatiku bertanya-tanya
"ini ya... makasih." ucapnya singkat
aku masih terpana , menebak yang ada di dalam tas itu
lalu dia pergi
dia menggeletakkan tas itu di depanku
aku lihat......... sesuatu yang tak ingn ku lihat
ya, aku melihat sesuatu yang pernah kuberikan dengan perasaan
dan itu kembali lagi..
5 menit kemudian dia sms...
"maafin aku ya"
hatiku bak terbakar bara api panas, terbakar, dan tak nyaman
aku hanya membiarkan hapeku berdering tiap 10 menit sekali , isinya selalu sama
aku mendengis..
itulah bukti cha....os.....
tetapi di jam 1 siang nanti, terjadilah hal yang (hingga kini) maish terbersit , masih teringat...
saat itu aku di stasiun Palmerah , dan sedang duduk di bangku biru dimana biasa penumpang menunggu kereta datang..
tiba-tiba hape ku bergetar , ada sms dari dia
"aku mau ketemu kamu ya...di bangku biru"
"oke" kubalas
kejadian itu begitu cepat , dia membawa sebongkah tas , yang kuperkirakan isi nya banyak, aku penasaran, apakah itu? hatiku bertanya-tanya
"ini ya... makasih." ucapnya singkat
aku masih terpana , menebak yang ada di dalam tas itu
lalu dia pergi
dia menggeletakkan tas itu di depanku
aku lihat......... sesuatu yang tak ingn ku lihat
ya, aku melihat sesuatu yang pernah kuberikan dengan perasaan
dan itu kembali lagi..
5 menit kemudian dia sms...
"maafin aku ya"
hatiku bak terbakar bara api panas, terbakar, dan tak nyaman
aku hanya membiarkan hapeku berdering tiap 10 menit sekali , isinya selalu sama
aku mendengis..
itulah bukti cha....os.....
chaos
Semalam , menjadi pengubah...
bukan pengubah menjadi lebih baik, tetapi...... mungkin lebih buruk entah namanya...
tak ada yang menuntunku saat itu
walau biasanya "ada"...
tak apalah bagiku............
jika aku pesawat , ialah ATC nya,.. yang memberi tuntunan , arah, dan cara yang dihadapi untuk mencapai tujuan tersebut..
tapi untuk semalam itu, ATC terebut menhilang, dan karena hal tersebut,
terjadilah Chaos..
Chaos..
semuanya berjalan begitu cepat , revolusi yang memutar balikkan keseluruhan
revolusi yang membawaku kini ke titik nadir
tak bisa berbuat apa-apa selain berpasrah,,
walau di hati ini masih terbersit ingin usaha,,,,
apa daya, ketok palu pertama sudah di jatuhkan , saya hanya menunggu keputusannya..
Kenapa kusebut dengan "Chaos" ?
apakah sedemikian "kacau" nya ????
saya rasa... "ya" dengan singkat
"mengapa? " tanya hatiku yang berada di sisi lain
"karena hal yang sudah kerencanakan menjadi berantakan dalam satu malam" , jawab hatiku yang masih berlubang menganga
......................................................................................................
Selasa, 25 Desember 2012
Ancol
Ceritapun berlanjut, dari kelas X.4 hingga ke ancol........
27 April 2011 , dimana hari itu angkatan 2013 sman 24 jakarta study tour ke museum gajah, ancol, satunya lagi lupa,,,,hehe
langsung saja
Pagi itu, hal yang sangat menyenangkan bagi kami, bisa berjalan dengan teman teman , terutama teman X,4 ,
tak ada yang cacat dari hri tersebut, hari yang terasa sempurna
Aku terkadang mengingat , kenangan yang "bocor" , dan kali ini hendak kuceritakan
Siang itu, kami sedang di Gelanggang Samudera, kami melihat banyak ikan, namun tak terasa olehku, aku sedang diintai , dimata-matai tepatnya.. ya...
mungkin karena aku perasaannya halus menjadi peka akan hal seperti itu, aku dikuliti..tapi entah siapa, aku tak tahu,,,
kami sedang berdekatan , tak ubahnya teman biasa,, Namun , ada yang melihat kami dengan tatapan tajam, lalu beliau memanggil dia , dan tak bisa kudengar percakapan mereka dari jauh. sempat kudengar kata "jauhi" . hatiku bertanya-tanya , ada apa dengan semuanya? apa ada hubugannya denganku? perasaan negatif itu aku tangkis sendiri dengan "ahhh ge er aja lo chan"..
sorenya , sekitar jam 3 , mata yang mengintaikami bertambah banyak ada, 3 pasang mata..
seluruh anak 24 termasuk kami saat itu melihat atraksi bajak laut, yang kapalnya dibajak, terus dibakar, lalu ada orang naik jetsky hingga riak airnya terlempar ke penonton ,
bangku penonton itu seperti tangga, dia duduk di paling atas, sementara aku dibawahnya, lalu beberapa pasang mata itu mengintai dari sebelah kanan kami., saat pemain drama tersebut memainkan jet sky nya, riak air tsb sampai kepada kami... dan refleks aku tepat disampingnya loncar kebelakang..
"fatchan..." tak asing kudgengar suara itu..
"minggir kamu....fitria, kau geser" ucap beliau sekali lagi.
Aku membeku..
itulah "pembuka" kebekuan antara kami
27 April 2011 , dimana hari itu angkatan 2013 sman 24 jakarta study tour ke museum gajah, ancol, satunya lagi lupa,,,,hehe
langsung saja
Pagi itu, hal yang sangat menyenangkan bagi kami, bisa berjalan dengan teman teman , terutama teman X,4 ,
tak ada yang cacat dari hri tersebut, hari yang terasa sempurna
Aku terkadang mengingat , kenangan yang "bocor" , dan kali ini hendak kuceritakan
Siang itu, kami sedang di Gelanggang Samudera, kami melihat banyak ikan, namun tak terasa olehku, aku sedang diintai , dimata-matai tepatnya.. ya...
mungkin karena aku perasaannya halus menjadi peka akan hal seperti itu, aku dikuliti..tapi entah siapa, aku tak tahu,,,
kami sedang berdekatan , tak ubahnya teman biasa,, Namun , ada yang melihat kami dengan tatapan tajam, lalu beliau memanggil dia , dan tak bisa kudengar percakapan mereka dari jauh. sempat kudengar kata "jauhi" . hatiku bertanya-tanya , ada apa dengan semuanya? apa ada hubugannya denganku? perasaan negatif itu aku tangkis sendiri dengan "ahhh ge er aja lo chan"..
sorenya , sekitar jam 3 , mata yang mengintaikami bertambah banyak ada, 3 pasang mata..
seluruh anak 24 termasuk kami saat itu melihat atraksi bajak laut, yang kapalnya dibajak, terus dibakar, lalu ada orang naik jetsky hingga riak airnya terlempar ke penonton ,
bangku penonton itu seperti tangga, dia duduk di paling atas, sementara aku dibawahnya, lalu beberapa pasang mata itu mengintai dari sebelah kanan kami., saat pemain drama tersebut memainkan jet sky nya, riak air tsb sampai kepada kami... dan refleks aku tepat disampingnya loncar kebelakang..
"fatchan..." tak asing kudgengar suara itu..
"minggir kamu....fitria, kau geser" ucap beliau sekali lagi.
Aku membeku..
itulah "pembuka" kebekuan antara kami
Minggu, 23 Desember 2012
Perbedaan
sebelum kejadian 8 April tersebut, aku sudah mengalami kejadian tentang bagaimana caranya mencintai, tentunya dengan baik,dan benar... tak ada cemeti nafsu didalamnya..
saat masih kelas X,4 , 11 Januari 2011 aku saat itu sedang duduk di lantai paling depan, mengamati Bu Kar mengajar kimia..
Disampingku saat itu Dewi yang "kebetulan" punya "masalah" yang :"sama" hehe, yaitu penglihatan...
entah kenapa, aku bertanya pada dewi
"Dew, temen lo yang kata lo anak kereta itu mana? katanya mau masuk 24? masuk X4 juga kan kata lo?"
"iya tan, ga tau kapan.... apa jangan2 ga jadi ya...emang kenapa?"
"gapapa... oh ya , nama nya siapa sih .___. ?
"faras tan, lupa ya..."
"hahaha, iya gue lupa dew"
faras...
kuresapi namanya,,, kuselidik namanya...
kulihat jam tanganku, jam 6.45 pagi ...
"yah anaknya mana sihh...."
"ihh apa an deh tan, kok lo jadi penasaran gitu"
"ya iya lah, kan dia anak kereta juga.wakakakakkak"
"iye iye"
6.50
Bu Ida Feb membuka pintu ..
"Bu Kar , ini ada anak baru.... "
"Oh ya bu, silahkan masuk"
(dia masuk....) dia berdiri tepat di depanku (saat itu aku sedang duduk di bawahnya) , aku melihat dari sepatu yang dipalainya sampai ke ke
kenalkan, nama saya farastina bernadeth , biasa dipanggil Faras..
Delima nanya "dari sma mana?"
"aku dari sma 16.."
"ohhh..."
lalu Bu Kar berkata "silahkan duduk ya disebelah adinda,,,"
"iya bu..."
Aku tertawa sendiri tanpa sebab, ada keteduhan yang ditawarkan diwajahnya, keteduha yang aku butuhkan sebagai lelaki , keteduhan yang membuatku nyaman....
ada perasaan yang berbeda saat ku menatapnya, lama-lama adas getar hati berbunyi,
hati yang telah bersemi kembali, sejuk , menyegarkan...
dan diawal itulah cerita kepedihan itu bersambut...
saat masih kelas X,4 , 11 Januari 2011 aku saat itu sedang duduk di lantai paling depan, mengamati Bu Kar mengajar kimia..
Disampingku saat itu Dewi yang "kebetulan" punya "masalah" yang :"sama" hehe, yaitu penglihatan...
entah kenapa, aku bertanya pada dewi
"Dew, temen lo yang kata lo anak kereta itu mana? katanya mau masuk 24? masuk X4 juga kan kata lo?"
"iya tan, ga tau kapan.... apa jangan2 ga jadi ya...emang kenapa?"
"gapapa... oh ya , nama nya siapa sih .___. ?
"faras tan, lupa ya..."
"hahaha, iya gue lupa dew"
faras...
kuresapi namanya,,, kuselidik namanya...
kulihat jam tanganku, jam 6.45 pagi ...
"yah anaknya mana sihh...."
"ihh apa an deh tan, kok lo jadi penasaran gitu"
"ya iya lah, kan dia anak kereta juga.wakakakakkak"
"iye iye"
6.50
Bu Ida Feb membuka pintu ..
"Bu Kar , ini ada anak baru.... "
"Oh ya bu, silahkan masuk"
(dia masuk....) dia berdiri tepat di depanku (saat itu aku sedang duduk di bawahnya) , aku melihat dari sepatu yang dipalainya sampai ke ke
kenalkan, nama saya farastina bernadeth , biasa dipanggil Faras..
Delima nanya "dari sma mana?"
"aku dari sma 16.."
"ohhh..."
lalu Bu Kar berkata "silahkan duduk ya disebelah adinda,,,"
"iya bu..."
Aku tertawa sendiri tanpa sebab, ada keteduhan yang ditawarkan diwajahnya, keteduha yang aku butuhkan sebagai lelaki , keteduhan yang membuatku nyaman....
ada perasaan yang berbeda saat ku menatapnya, lama-lama adas getar hati berbunyi,
hati yang telah bersemi kembali, sejuk , menyegarkan...
dan diawal itulah cerita kepedihan itu bersambut...
Minggu, 08 April 2012
Transit
Hari ini 8 April 2012 , semua cerita telah terganti, aku telah mecintai yang lain... bukan aku memyia-nyiakanmu dengan sebongkah keboohongan yang melekat.. namun aku hanya ingin melepas masa kesuramanku, saat kau tinggalkanku, 2 tahun yang lalu... sekedar mengingatkan, atau hanya teringat sejenak mungkin..
entah apa namanya 27 februari 2 tahun lalu menjadi sebuah arti bahwa aku harus mengerti akan arti sebuah cinta , yah... cinta yang begitu tak logis di pikiranku, merasuk (waktu itu) dalam relung dan jiwaku saat itu..
Cinta yang begitu indah, membawa terbang, dan berujung kehancuran
HIDUP MANUSIA ITU SEPERTI KOMEDI PUTAR , Kadang naik di titik puncak dengan sekian waktu yang cukup lama.. namun pas di pertengahan antara bawah dan atas, terasa cepat sekali, seperti ada hal yang terlewatkan... dan ketika di bawah menjatuhkan dengan bagitu tajam dan kerasnya. Tajam karena begitu cepet pisau sakit hati itu menghunus hati dan keras karena sebegitu gampangnya hal yang sudah dulu kubangun menjadi ambruk seketika
24 september 2 tahun lalu, entah kenapa pagi itu begitu membawa luka , tiba tiba jumat itu ada pelajaran bimbingan konseling dan ketemu beliau... dengan gaya khas nya beliau membicarakan tentang kemalasan
kemalasan sebuah bom waktu , yang seiring berjalan terus tanpa henti dan terkadang meledak setiap saat tanpa di duga dan tanpa dikira , namun aku melihat di sisi lain terhadap beliau.. beliau dapat memberi kenyamanan yang mungkin "berbeda" dibanding orang lain disekitarku.. sebuah candaan yang khas membawa kehancuran karena tiba tiba teringat sejenak.
kata seorang temanku, aku... saat itu seperti seseorang yang kehilangan arah, tepatnya ayam kehilangan induknya. aku mungkin tak dasar saat itu ketika aku mendengus marah sendiri,membanting buku dan membentak diri sendiri. dan kini, aku hanya tertawa saja melihat pernyataan temanku itu. antara percaya dan tidak percaya dan tidak bahwa aku seperti itu Paruh kedua 2010.
kembali ke beliau, sehabis shalat jum'at aku ingat saat itu ketika aku seperti orang ling lung. dan aku tiba tiba melintasi ke ruang guru dengan penuh langkah gontai, aku melihat belau ... dan ketika saat itu, aku langsung memergoki beliau yang ingin keluar dari ruang guru itu dan berkata
"bu, emm... boleh ga , aku mau cerita...?"
"ehh... " mungkin lupa ya namaku saat itu, dan menyambung lagi "ehh..fatchan.. iya, tunggu ibu di atas ya"
"oke bu"
aku hampir tak percaya, dari sekian banyak orang yang mengetahui seluruh ceritaku (mungkin tidak seluruhnya) dan tiba tiba dalam satu detik , aku akan menceritakan semuanya, hingga detail detailnya, kepada orang yang "baru" muncul di duniaku
beliau sampai juga di atas, dan membuka ruangan itu dan mempersilahkan aku duduk.. ruangan yang 2 tahun kemudian kelak akan menjadi kelasku saat kelas 11
"silahkan kamu cerita...sampe kamu puas dulu ceritanya...baru ibu tanggapi"
kata kata itu seketika menghipnotisku, dalam sekian waktu, aku tak mau mengeluarkan air mataku berbulan bulan (saat lebaran saja mungkin ) dan pandangan itu kini berubah ketika aku di hadapan beliau
................................................................................................................................................................
terima kasih ibu,,,,,, sudah menjadikan diriku seperti ini, leih baik daripada dahulu..
entah apa namanya 27 februari 2 tahun lalu menjadi sebuah arti bahwa aku harus mengerti akan arti sebuah cinta , yah... cinta yang begitu tak logis di pikiranku, merasuk (waktu itu) dalam relung dan jiwaku saat itu..
Cinta yang begitu indah, membawa terbang, dan berujung kehancuran
HIDUP MANUSIA ITU SEPERTI KOMEDI PUTAR , Kadang naik di titik puncak dengan sekian waktu yang cukup lama.. namun pas di pertengahan antara bawah dan atas, terasa cepat sekali, seperti ada hal yang terlewatkan... dan ketika di bawah menjatuhkan dengan bagitu tajam dan kerasnya. Tajam karena begitu cepet pisau sakit hati itu menghunus hati dan keras karena sebegitu gampangnya hal yang sudah dulu kubangun menjadi ambruk seketika
24 september 2 tahun lalu, entah kenapa pagi itu begitu membawa luka , tiba tiba jumat itu ada pelajaran bimbingan konseling dan ketemu beliau... dengan gaya khas nya beliau membicarakan tentang kemalasan
kemalasan sebuah bom waktu , yang seiring berjalan terus tanpa henti dan terkadang meledak setiap saat tanpa di duga dan tanpa dikira , namun aku melihat di sisi lain terhadap beliau.. beliau dapat memberi kenyamanan yang mungkin "berbeda" dibanding orang lain disekitarku.. sebuah candaan yang khas membawa kehancuran karena tiba tiba teringat sejenak.
kata seorang temanku, aku... saat itu seperti seseorang yang kehilangan arah, tepatnya ayam kehilangan induknya. aku mungkin tak dasar saat itu ketika aku mendengus marah sendiri,membanting buku dan membentak diri sendiri. dan kini, aku hanya tertawa saja melihat pernyataan temanku itu. antara percaya dan tidak percaya dan tidak bahwa aku seperti itu Paruh kedua 2010.
kembali ke beliau, sehabis shalat jum'at aku ingat saat itu ketika aku seperti orang ling lung. dan aku tiba tiba melintasi ke ruang guru dengan penuh langkah gontai, aku melihat belau ... dan ketika saat itu, aku langsung memergoki beliau yang ingin keluar dari ruang guru itu dan berkata
"bu, emm... boleh ga , aku mau cerita...?"
"ehh... " mungkin lupa ya namaku saat itu, dan menyambung lagi "ehh..fatchan.. iya, tunggu ibu di atas ya"
"oke bu"
aku hampir tak percaya, dari sekian banyak orang yang mengetahui seluruh ceritaku (mungkin tidak seluruhnya) dan tiba tiba dalam satu detik , aku akan menceritakan semuanya, hingga detail detailnya, kepada orang yang "baru" muncul di duniaku
beliau sampai juga di atas, dan membuka ruangan itu dan mempersilahkan aku duduk.. ruangan yang 2 tahun kemudian kelak akan menjadi kelasku saat kelas 11
"silahkan kamu cerita...sampe kamu puas dulu ceritanya...baru ibu tanggapi"
kata kata itu seketika menghipnotisku, dalam sekian waktu, aku tak mau mengeluarkan air mataku berbulan bulan (saat lebaran saja mungkin ) dan pandangan itu kini berubah ketika aku di hadapan beliau
................................................................................................................................................................
terima kasih ibu,,,,,, sudah menjadikan diriku seperti ini, leih baik daripada dahulu..
Langganan:
Postingan (Atom)