Hari ini 8 April 2012 , semua cerita telah terganti, aku telah mecintai yang lain... bukan aku memyia-nyiakanmu dengan sebongkah keboohongan yang melekat.. namun aku hanya ingin melepas masa kesuramanku, saat kau tinggalkanku, 2 tahun yang lalu... sekedar mengingatkan, atau hanya teringat sejenak mungkin..
entah apa namanya 27 februari 2 tahun lalu menjadi sebuah arti bahwa aku harus mengerti akan arti sebuah cinta , yah... cinta yang begitu tak logis di pikiranku, merasuk (waktu itu) dalam relung dan jiwaku saat itu..
Cinta yang begitu indah, membawa terbang, dan berujung kehancuran
HIDUP MANUSIA ITU SEPERTI KOMEDI PUTAR , Kadang naik di titik puncak dengan sekian waktu yang cukup lama.. namun pas di pertengahan antara bawah dan atas, terasa cepat sekali, seperti ada hal yang terlewatkan... dan ketika di bawah menjatuhkan dengan bagitu tajam dan kerasnya. Tajam karena begitu cepet pisau sakit hati itu menghunus hati dan keras karena sebegitu gampangnya hal yang sudah dulu kubangun menjadi ambruk seketika
24 september 2 tahun lalu, entah kenapa pagi itu begitu membawa luka , tiba tiba jumat itu ada pelajaran bimbingan konseling dan ketemu beliau... dengan gaya khas nya beliau membicarakan tentang kemalasan
kemalasan sebuah bom waktu , yang seiring berjalan terus tanpa henti dan terkadang meledak setiap saat tanpa di duga dan tanpa dikira , namun aku melihat di sisi lain terhadap beliau.. beliau dapat memberi kenyamanan yang mungkin "berbeda" dibanding orang lain disekitarku.. sebuah candaan yang khas membawa kehancuran karena tiba tiba teringat sejenak.
kata seorang temanku, aku... saat itu seperti seseorang yang kehilangan arah, tepatnya ayam kehilangan induknya. aku mungkin tak dasar saat itu ketika aku mendengus marah sendiri,membanting buku dan membentak diri sendiri. dan kini, aku hanya tertawa saja melihat pernyataan temanku itu. antara percaya dan tidak percaya dan tidak bahwa aku seperti itu Paruh kedua 2010.
kembali ke beliau, sehabis shalat jum'at aku ingat saat itu ketika aku seperti orang ling lung. dan aku tiba tiba melintasi ke ruang guru dengan penuh langkah gontai, aku melihat belau ... dan ketika saat itu, aku langsung memergoki beliau yang ingin keluar dari ruang guru itu dan berkata
"bu, emm... boleh ga , aku mau cerita...?"
"ehh... " mungkin lupa ya namaku saat itu, dan menyambung lagi "ehh..fatchan.. iya, tunggu ibu di atas ya"
"oke bu"
aku hampir tak percaya, dari sekian banyak orang yang mengetahui seluruh ceritaku (mungkin tidak seluruhnya) dan tiba tiba dalam satu detik , aku akan menceritakan semuanya, hingga detail detailnya, kepada orang yang "baru" muncul di duniaku
beliau sampai juga di atas, dan membuka ruangan itu dan mempersilahkan aku duduk.. ruangan yang 2 tahun kemudian kelak akan menjadi kelasku saat kelas 11
"silahkan kamu cerita...sampe kamu puas dulu ceritanya...baru ibu tanggapi"
kata kata itu seketika menghipnotisku, dalam sekian waktu, aku tak mau mengeluarkan air mataku berbulan bulan (saat lebaran saja mungkin ) dan pandangan itu kini berubah ketika aku di hadapan beliau
................................................................................................................................................................
terima kasih ibu,,,,,, sudah menjadikan diriku seperti ini, leih baik daripada dahulu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar