Inginku bukan hanya jadi temanmu.Atau sekedar sahabatmuYang rajin dengar ceritamuTak perlu hanya kau lihat ketulusanYang sebenarnya tak kusangkaKadang ku hilang kesabaran
**Mungkinkah akan segera mengertiSeiring jalannya hariKini ku tergila padamuYang ada bila tak juga kau sadariAkan kutempuh banyak caraAgar engkau tau semua mauku
Biarkan aku untuk jadi kekasihmuDan takkan percaya ungkapanCinta tak harus memilikiTerlambat jika aku harus berubahKu terlanjur ingini semuaYang ada di dalam dirimu
Back to **Dan berulang mencobaTuk merebut hati dan cintamuSadarkah dirimu sering kau kesalkan akuBila masih saja kau menyebut namanya
Back to **Semua mauku....
tidak semua yang saya tulis tentang saya, dan tidak semua yang saya tulis tidak tentang saya
Jumat, 31 Mei 2013
Kamis, 30 Mei 2013
Kekaguman saya
Selamat malam , kali ini gue mau cerita yang ringan-ringan aja ya,
gue akhir akhir ini suka banget sama tokoh perahu kertas , namanya "Pak Wayan" yang sering disebut "Poyan" . Tokoh ini diperankan oleh Tio Pasukadewo ,

ceritanya poyan ini, kayak orang yang selalu mencintai 1 orang yang sama sepanjang hidupnya. Dia tidak mau move on lebih tepatnya, bagi dia kesetiaan adalah yang utama dalam hidupnya., dan tau tau caranya melepas.
Gue terkadang ingin seperti poyan dalam 6 tahun mendatang , mencintai 1 wanita yang sama dan cintanya yang "awet" , dan kisahnya hampir sama dengan Perahu Kertas antara Pak Wayan , Lena (ibu keenan) dan Adri (bokapnya keenan) , kisah cinta segitiga yang sekarang menghantui gue.,
Pak Wayannya udah deket sama bu Lena nya, ehhh malah diambil tiba-tiba sama om adri , dan karna hal yang sepele. Cukup aneh, tapi nyata..
Apa ada orang yang sama kayak poyan dalam kehidupan nyata ya? Wallahu'alam
gue akhir akhir ini suka banget sama tokoh perahu kertas , namanya "Pak Wayan" yang sering disebut "Poyan" . Tokoh ini diperankan oleh Tio Pasukadewo ,
ceritanya poyan ini, kayak orang yang selalu mencintai 1 orang yang sama sepanjang hidupnya. Dia tidak mau move on lebih tepatnya, bagi dia kesetiaan adalah yang utama dalam hidupnya., dan tau tau caranya melepas.
Gue terkadang ingin seperti poyan dalam 6 tahun mendatang , mencintai 1 wanita yang sama dan cintanya yang "awet" , dan kisahnya hampir sama dengan Perahu Kertas antara Pak Wayan , Lena (ibu keenan) dan Adri (bokapnya keenan) , kisah cinta segitiga yang sekarang menghantui gue.,
Pak Wayannya udah deket sama bu Lena nya, ehhh malah diambil tiba-tiba sama om adri , dan karna hal yang sepele. Cukup aneh, tapi nyata..
Apa ada orang yang sama kayak poyan dalam kehidupan nyata ya? Wallahu'alam
Sabtu, 25 Mei 2013
Hai....
Hai..... kamu yang di sana..
Hai..... kamu yang memberi keteduhan,...
Hai..... kamu yang memberi kekuatan ....
Hai..... sebuah makna yang tersirat dalam kata, tindakan, dan ucapan.
Hai kamu, kenapa kamu tidak memperhatikanku? malah memperhatikan yang lain...
Oh iya, aku lupa... aku bukan siapa-siapa kamu, aku bukan orang yang berhak melarang kamu, menentukan kamu, bukan...... aku hanya bisa mengarahkan dengan harap cemas arahku sudah didengar olehmu. Dengan begitu, aku sangat senang sekali.
Langit cerah malam ini, dengan berbagai bintang yag gemerlap. Semua hal tentang kamu masih kuingat dalam sanubariku.
Menurut beberapa orang, aku termasuk tipikal pria yang berbeda. Berbeda sifat, sikap, dan kepribadiannya. Aku memang mengarahkan diriku dalam suatu yang terukur, stabil, dan elegan.
Aku memang mengarahkan diriku untuk berpikir dengan perasaan, bukan logika yang selama ini banyak pria lakukan. Mungkin itu....
Hai..... kamu yang memberi keteduhan,...
Hai..... kamu yang memberi kekuatan ....
Hai..... sebuah makna yang tersirat dalam kata, tindakan, dan ucapan.
Hai kamu, kenapa kamu tidak memperhatikanku? malah memperhatikan yang lain...
Oh iya, aku lupa... aku bukan siapa-siapa kamu, aku bukan orang yang berhak melarang kamu, menentukan kamu, bukan...... aku hanya bisa mengarahkan dengan harap cemas arahku sudah didengar olehmu. Dengan begitu, aku sangat senang sekali.
Langit cerah malam ini, dengan berbagai bintang yag gemerlap. Semua hal tentang kamu masih kuingat dalam sanubariku.
Menurut beberapa orang, aku termasuk tipikal pria yang berbeda. Berbeda sifat, sikap, dan kepribadiannya. Aku memang mengarahkan diriku dalam suatu yang terukur, stabil, dan elegan.
Aku memang mengarahkan diriku untuk berpikir dengan perasaan, bukan logika yang selama ini banyak pria lakukan. Mungkin itu....
Kamis, 23 Mei 2013
Teduh
Terkadang ada hal yang terjadi di luar nalar kita, kita harus percaya akan hal tersebut, mengalir dalam sebuah kenyataan yang ada. Walau hal tersebut sangat menyakitkan hati dan memilukan lebih tepatnya...
1 tahun 2 bulan 22 Hari yang lalu, dari posting ini ditulis 23 Mei 2013.
Kamu datang di saat yang tak kuduga.Melambai bak bidadari , menurunkan sebagian keindahan yang ia miliki. Di bukit belerang Dieng, kamu memberikan keteduhan yang sangat kubutuhkan sebagai seorang lelaki. Hingga akhirnya dia memberikan....
memberikan...
memberikan,..
Yang sampai sekarang, kini kuingat, Detik demi detik yang terlalui saat itu, aku terhenyak.
29 Februari 2012,
Pagi itu sangat dingin membeku, dan kamu datang untuk menghangatkannya. Saat itu,hatiku sangat limbung antara move on atau tidak. meninggalkan atau tidak. bertahan atau tidak. semuanya memudar hingga ......................................
Kamu memang lebih dari sekedar cantik, seperti lagunya KAHITNA yang berjudul serupa
Tak ada yang tak sama antara kamu dengan lagu itu. Air mata yang dulu terhapus karenamu, menjadi musim semi menyejukkan hati.
Semua orang mengenalmu, aku yakin tak ada yang tidak mengenalmu. Sementara aku, hanya ketua kelas selama dua tahun yang mungkin hanya tidak terlalu terkenal buat orang banyak, entah aku, namaku, dan tentangku.
Tiba-tiba kamu datang,menawarkan sebuah cerita yang patut kudengar dan kusimak. Hal yang aneh buatku, di saat aku sendiri dan teman-teman lain bersenang-senang, tak ada wajah kedukaan di antara mereka. Dia malah menyimbolkan sebuah duka-lara yang mesti kujawab dengan segala kemampuan yang kupunya.
Katanya, pacarnya saat itu tidak lagi sama saat pertama kali mengikat janji, ya... hal yang wajar buatku, wajar karena usia kami masih sama sama labil, sesaat. Sambil menuruni bukit belerang dieng, kami saling membicarakan hal serius, aku simak ceritanya dengan khidmat, dan mesti kutelaah saat itu juga.
"Mungkin dia sedang mengalami titik jenuh saat bersama lo, wajar kok. atau mungkin...dia lagi punya masalah yang ga lo tau" jawabku..
Dia mengangguk pelan, aku harap itu sebagai pertanda ia mengerti maksudku.
"lain kali, gue cerita lagi ya" jawabnya
setelah itu, muncul senyumnya, yang seperti biasanya, dan kalau boleh mengklaim bahwa aku telah berhasil mengembalikan senyumnya, dan tatapan matanya yang indah.
Matanya...
Tatapannya,,,,
Semua yang ada dirinya kuakui, kamu cantik.
Sabtu, 16 Februari 2013
Jedar!
cuma bisa menghela napas saat gue menulis blog ini
jujur , gue bingung sekarang sama lo itu gimana?
gue tau kok, gue mungkin di mata lo emang salah ngelakuin hal ini , tapi apakah kesalahan itu yang buat lo jadi begini?
gue tau , mungkin gue agak egois memaksakan perasaan ini? tapi perasaan ini muncul secara tulus, ikhlas , tanpa paksaan dari siapapun termasuk diri gue sendiri.
gue bukannya ga mau ngomong sama elo
Kamis, 27 Desember 2012
Pesawat
Kali ini gue akan menceritakan sebuah cerita fiksi..
Suatu ketika , di sebuah daerah di Bandung sedang melakukan peresmian gedung baru, yang dimiliki sebuah perusahaan baru pula , yang bernama PT . Dirgantara Indonesia. Perusahaan tersebut bergerak di bidang Pembuatan Pesawat Terbang , atas perintah Presiden Soeharto kala itu .
Pak Harto berharap bahwa Indonesia sebentar lagi akan "tinggal landas" menjadi negara Industri baru di Asia dengan megandalkan teknologi pesawat terbang yang dimilikinya..
Pembangunan pesawat diresmikan oleh Pak Harto , pada tahun 1984 , dimana Indonesia saat itu melakukan swasembada pangan. terutama beras yang bisa di ekspor ke luar negeri.
Dimulai dari tiang pancang pesawat , alalu dimulai pengerjaan mesin, body, sayap , kokpit pesawat,dan bagian bagian terpenting dari sebuah pesawat. Pengerjaan pesawat tersebut di kepalai oleh seorang ahli dari Jerman berkebangsaan Indonesia , B.J Habibie,
Pak Habibie melakukan perencanaan pesawat dengan sangat baik , bolak-balik dari rumahnya di Bandung menuju hanggar dimana pesawat itu di buat.
Di tahun tahun pertama pembangunan pesawat tersebut, lancar-lancar saja tak ada masalah yang menghambat, karena dana yang berasal dari penjualan migas oleh pertamina cukup besar. namun tahun 90 awal , terjadi krisis ekonomi seperti terjadinya perang teluk , pembubaran uni sovyet yang mengubah peta geopolitik dunia , dan menurunnya harga minyak mentah dunia karena kelebihan stock Saat krisis melanda, biasanya pertumbuhan ekonomi terhambat lalu pemerintah menyimpan cadangan energinya untuk menggerakan laju pertumbuhan ekonomi di waktu yang akan datang otomatis permintaan minyak utuk industri menurun hingga hargapun menurun.
Dana yang disediakan oleh pertamina menjadi menurun drastis, tidak sebanyak di tahun-tahun pertama...
lalu Pak Habibie pergi ke Cendana untuk meminta kejelasan dari proyek tersebut oleh pak Harto
"Pak Harto , bagaimana ini pak, dana untuk proyek pesawat di Bandung telah menipis , saya ingin meminta kejelasan dana yang telah di sediakan ini pak.." kata Habibie
"oke pak Habibie , saya akan mencari jalan keluar untuk masalah ini,." jawab pak Harto
"namun boleh saya minta secepatnya dari bapak? maaf pak , bukannya saya lancang terhadap bapak ,dan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada bapak."
"ya, saya akan memberitahukan kamu secepatnya dana tambahan ini." seraya tersenyum
"terima kasih pak.."
"ya , sama sama dik , mari kita minum teh dahulu..."
pak Habibie mempersilahkan pak Harto minum teh terlebih dahulu, dan ini merupakan suatu pertanda bahwa pak Harto menyuruh pak Habibie untuk pulang karena pertemuan ini dirasa pak Harto sudah selesai.
hari berganti hari
bulan berganti bulan
pak Habibie semakin cemas, karena dana yang disediakan hampir habis...
tiba-tiba ajudan pak Habibie menghampiri pak Habibie , "pak ada telepon dari bapak... (pak Harto)"
"oh iya..."
"pak Habibie , saya sudah menyediakan suntikan dana untuk pembiayaan proyek pesawat terbang itu.."
"wah apa benar pak? terima kasih pak....semoga jasa bapak di balas oleh Allah SWT"
"Amien" singkat pak Harto
akhirnya , proyek tersebut yang hampir mati di tengah jalan, dapat hidup kembali.....
Di New York , ada pihak IMF yang tidak senang dengan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama pada produksi pesawat terbang yang di gembar-gemborkan selama ini , pihak IMF mengirim 1 pesawat dari pentagon untuk "mengebom" hanggar dan rancangan pesawat tersebut
Di Bandung , para pembuat pesawat terbang Indonesia tersebut mulai puas dengan hasil kerjanya, di karenakan pesawat itu sudah jadi, secara utuh , dan tinggal "lepas landas" atau bahasa kerennya "First Flight" , pesawat tersebut dinamai "Gatot Koco".
25 Desember 1995 , malam hari , pesawat pengebom hanggar di Bandung mulai berangkat dari pulau Guam , pangkalan Udara AS yang terdekat dari Indonesia.
jam 22.45
pesawat pengebom hanggar menjatuhkan bom di bagian tengah hanggar pesawat Gatot Koco dengan daya ledak tinggi "Jeddaarrr!!!!!!!" "Bummmmmmmmmmmmmm"
"dorrrrrrrr" ,
semua hancur tak bersisa , semuanya hancur lebur menjadi kepingan kecil , pecahan tak berarti, termasuk...........................................pesawat tersebut
SEGALA DAYA UPAYA YANG TELAH DILAKUKAN BERBULAN BULAN , BERTAHUN-TAHUN HANCUR SEKETIKA DALAM SATU MALAM ,
DAPATKAH ANDA BAYANGKAN???
Suatu ketika , di sebuah daerah di Bandung sedang melakukan peresmian gedung baru, yang dimiliki sebuah perusahaan baru pula , yang bernama PT . Dirgantara Indonesia. Perusahaan tersebut bergerak di bidang Pembuatan Pesawat Terbang , atas perintah Presiden Soeharto kala itu .
Pak Harto berharap bahwa Indonesia sebentar lagi akan "tinggal landas" menjadi negara Industri baru di Asia dengan megandalkan teknologi pesawat terbang yang dimilikinya..
Pembangunan pesawat diresmikan oleh Pak Harto , pada tahun 1984 , dimana Indonesia saat itu melakukan swasembada pangan. terutama beras yang bisa di ekspor ke luar negeri.
Dimulai dari tiang pancang pesawat , alalu dimulai pengerjaan mesin, body, sayap , kokpit pesawat,dan bagian bagian terpenting dari sebuah pesawat. Pengerjaan pesawat tersebut di kepalai oleh seorang ahli dari Jerman berkebangsaan Indonesia , B.J Habibie,
Pak Habibie melakukan perencanaan pesawat dengan sangat baik , bolak-balik dari rumahnya di Bandung menuju hanggar dimana pesawat itu di buat.
Di tahun tahun pertama pembangunan pesawat tersebut, lancar-lancar saja tak ada masalah yang menghambat, karena dana yang berasal dari penjualan migas oleh pertamina cukup besar. namun tahun 90 awal , terjadi krisis ekonomi seperti terjadinya perang teluk , pembubaran uni sovyet yang mengubah peta geopolitik dunia , dan menurunnya harga minyak mentah dunia karena kelebihan stock Saat krisis melanda, biasanya pertumbuhan ekonomi terhambat lalu pemerintah menyimpan cadangan energinya untuk menggerakan laju pertumbuhan ekonomi di waktu yang akan datang otomatis permintaan minyak utuk industri menurun hingga hargapun menurun.
Dana yang disediakan oleh pertamina menjadi menurun drastis, tidak sebanyak di tahun-tahun pertama...
lalu Pak Habibie pergi ke Cendana untuk meminta kejelasan dari proyek tersebut oleh pak Harto
"Pak Harto , bagaimana ini pak, dana untuk proyek pesawat di Bandung telah menipis , saya ingin meminta kejelasan dana yang telah di sediakan ini pak.." kata Habibie
"oke pak Habibie , saya akan mencari jalan keluar untuk masalah ini,." jawab pak Harto
"namun boleh saya minta secepatnya dari bapak? maaf pak , bukannya saya lancang terhadap bapak ,dan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada bapak."
"ya, saya akan memberitahukan kamu secepatnya dana tambahan ini." seraya tersenyum
"terima kasih pak.."
"ya , sama sama dik , mari kita minum teh dahulu..."
pak Habibie mempersilahkan pak Harto minum teh terlebih dahulu, dan ini merupakan suatu pertanda bahwa pak Harto menyuruh pak Habibie untuk pulang karena pertemuan ini dirasa pak Harto sudah selesai.
hari berganti hari
bulan berganti bulan
pak Habibie semakin cemas, karena dana yang disediakan hampir habis...
tiba-tiba ajudan pak Habibie menghampiri pak Habibie , "pak ada telepon dari bapak... (pak Harto)"
"oh iya..."
"pak Habibie , saya sudah menyediakan suntikan dana untuk pembiayaan proyek pesawat terbang itu.."
"wah apa benar pak? terima kasih pak....semoga jasa bapak di balas oleh Allah SWT"
"Amien" singkat pak Harto
akhirnya , proyek tersebut yang hampir mati di tengah jalan, dapat hidup kembali.....
Di New York , ada pihak IMF yang tidak senang dengan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama pada produksi pesawat terbang yang di gembar-gemborkan selama ini , pihak IMF mengirim 1 pesawat dari pentagon untuk "mengebom" hanggar dan rancangan pesawat tersebut
Di Bandung , para pembuat pesawat terbang Indonesia tersebut mulai puas dengan hasil kerjanya, di karenakan pesawat itu sudah jadi, secara utuh , dan tinggal "lepas landas" atau bahasa kerennya "First Flight" , pesawat tersebut dinamai "Gatot Koco".
25 Desember 1995 , malam hari , pesawat pengebom hanggar di Bandung mulai berangkat dari pulau Guam , pangkalan Udara AS yang terdekat dari Indonesia.
jam 22.45
pesawat pengebom hanggar menjatuhkan bom di bagian tengah hanggar pesawat Gatot Koco dengan daya ledak tinggi "Jeddaarrr!!!!!!!" "Bummmmmmmmmmmmmm"
"dorrrrrrrr" ,
semua hancur tak bersisa , semuanya hancur lebur menjadi kepingan kecil , pecahan tak berarti, termasuk...........................................pesawat tersebut
SEGALA DAYA UPAYA YANG TELAH DILAKUKAN BERBULAN BULAN , BERTAHUN-TAHUN HANCUR SEKETIKA DALAM SATU MALAM ,
DAPATKAH ANDA BAYANGKAN???
Rabu, 26 Desember 2012
Bully
18 Juli 2012 , tak ada yang aneh di hari itu, semuaya berjalan seperti biasa...
tetapi di jam 1 siang nanti, terjadilah hal yang (hingga kini) maish terbersit , masih teringat...
saat itu aku di stasiun Palmerah , dan sedang duduk di bangku biru dimana biasa penumpang menunggu kereta datang..
tiba-tiba hape ku bergetar , ada sms dari dia
"aku mau ketemu kamu ya...di bangku biru"
"oke" kubalas
kejadian itu begitu cepat , dia membawa sebongkah tas , yang kuperkirakan isi nya banyak, aku penasaran, apakah itu? hatiku bertanya-tanya
"ini ya... makasih." ucapnya singkat
aku masih terpana , menebak yang ada di dalam tas itu
lalu dia pergi
dia menggeletakkan tas itu di depanku
aku lihat......... sesuatu yang tak ingn ku lihat
ya, aku melihat sesuatu yang pernah kuberikan dengan perasaan
dan itu kembali lagi..
5 menit kemudian dia sms...
"maafin aku ya"
hatiku bak terbakar bara api panas, terbakar, dan tak nyaman
aku hanya membiarkan hapeku berdering tiap 10 menit sekali , isinya selalu sama
aku mendengis..
itulah bukti cha....os.....
tetapi di jam 1 siang nanti, terjadilah hal yang (hingga kini) maish terbersit , masih teringat...
saat itu aku di stasiun Palmerah , dan sedang duduk di bangku biru dimana biasa penumpang menunggu kereta datang..
tiba-tiba hape ku bergetar , ada sms dari dia
"aku mau ketemu kamu ya...di bangku biru"
"oke" kubalas
kejadian itu begitu cepat , dia membawa sebongkah tas , yang kuperkirakan isi nya banyak, aku penasaran, apakah itu? hatiku bertanya-tanya
"ini ya... makasih." ucapnya singkat
aku masih terpana , menebak yang ada di dalam tas itu
lalu dia pergi
dia menggeletakkan tas itu di depanku
aku lihat......... sesuatu yang tak ingn ku lihat
ya, aku melihat sesuatu yang pernah kuberikan dengan perasaan
dan itu kembali lagi..
5 menit kemudian dia sms...
"maafin aku ya"
hatiku bak terbakar bara api panas, terbakar, dan tak nyaman
aku hanya membiarkan hapeku berdering tiap 10 menit sekali , isinya selalu sama
aku mendengis..
itulah bukti cha....os.....
Langganan:
Postingan (Atom)